"Saya nggak tahu mengapa PAN begitu kasar mengusir kami dari Setgab. Kami agak terkejut ada ekspresi berlebihan dari politisi PAN," kata Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/6/2010).
Menurut Priyo PAN telah menanggalkan etika bersahabat dengan Golkar. Jika memang ada yang kurang berkenan dengan sikap Golkar, sebaiknya disampaikan kritik tanpa harus mengusir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo pun mengapresiasi terhadap sikap partai koalisi atau oposisi yang mengkritiknya karena tidak setuju dengan usulan dana aspirasi. "Saya menghargai Gerindra, Hanura, PDIP, PKS, semua masih oke," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan di Harian Kompas, Ketua DPP PAN Bara Hasibuan mengatakan bahwa soliditas Setgab akan terancam jika Golkar tetap mengusulkan dana aspirasi. "Jika Golkar ngotot terus mengusulkan dana aspirasi di luar koordinasi dengan Setgab, berarti partai itu tidak memiliki political will dan berpartisipasi dengan koalisi," tegasnya.
"Langkah Golkar ini merusak Koalisi. Ini bisa menyebabkan koalisi pecah. Namun untuk menjaga pemerintahan bisa melayani rakyat, ada baiknya Golkar mundur dari koalisi," tegas Bara.
(van/yid)











































