Mereka berpesta miras di sebuah rumah kosong di Jalan Taman Harapan RT 03/04, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Ketiga korban meninggal dunia akibat meminum miras oplosan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (17/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya ketiga korban korban bersama 2 temannya yaitu Nana alias Helmi dan Subhan alias Tigor membeli miras oplosan jenis ginseng di sebuah toko di kawasan Cililitan, Jakarta Timur. Pada Selasa (15/6) malam, kelima pria itu menenggak miras oplosan itu di rumah kosong tersebut hingga Rabu (17/6) dinihari.
Lebih dari 5 botol miras oplosan mereka tenggak kala itu. Namun, sekitar pukul 08.00 WIB, keluarga menemukan Said sudah tidak bergerak. Pihak keluarga kemudian membawanya ke RS Budi Asih.
Sesampainya di sana, pihak rumah sakit menyatakan Said telah meninggal dunia. Jasad Said kemudian dievakuasi ke RS Polri untuk divisum dan selanjutnya dibawa pihak keluarga ke kampung halaman di Bandung untuk dimakamkan.
Sementara Prayitno yang juga mengalami mual-mual dibawa ke rumahnya yang berada 200 meter dari lokasi. Namun sore hari, Prayitno menghembuskan nafas terakhirnya.
Sedangkan Hendrik, teman Prayitno dan Said mengalami muntah-muntah. Hingga pada Rabu dinihari, Hendrik akhirnya meninggal dunia. Sementara Nana dan Subhan hingga kini keduanya masih menjalami perawatan intensif guna memulihkan kondisi mereka yang drop.
Boy menghimbau masyarakat untuk tidak mengkonsumsi minuman keras, terlebih yang telah dioplos. "Karena sudah banyak kematian yang disebabkan minuman keras beralkohol ini telah beberapa kali terjadi," tutup Boy.
(mei/fay)











































