Paripurna DPR Soal Dana Aspirasi Hujan Interupsi

Paripurna DPR Soal Dana Aspirasi Hujan Interupsi

- detikNews
Kamis, 17 Jun 2010 11:34 WIB
Paripurna DPR Soal Dana Aspirasi Hujan Interupsi
Jakarta - Rapat Paripurna DPR yang membahas soal dana aspirasi usulan Golkar menuai protes keras dari sejumlah fraksi. Usulan kontroversial Golkar menuai kecaman dalam bentuk interupsi dari fraksi-fraksi yang sejak awal menentang dana aspirasi.

Anggota DPR dari FPAN Fauzan Salim memulai interupsi yang menolak usulan Golkar itu. FPAN berharap Golkar tidak menerjang aturan demi memuluskan usulannya.

"Mari kita benahi payung hukumnya, mekanismenya, sebelum kita memikirkan pengalokasian dana ini," ujar Fauzi dalam interupsinya. Hal itu disampaikan dia dalam rapat Paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/6/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menyusul Fauzi, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani ikut protes. Muzani tidak mau gara-gara dibacakan dalam rapat paripurna lantas dianggap menjadi keputusan DPR. "Perlu diklarifikasi terkait persetujuan dana aspirasi supaya tidak simpang siur," protes Muzani.

Anggota DPR dari FPPP Lukman Hakim Saifuddin mencoba menjernihkan suasana. Lukman menegaskan bahwa usulan dana aspirasi belum jadi keputusan DPR.

"Ini laporan pendahuluan dan pandangan fraksi akan disampaikan dalam akhir pembahasan nanti. Apa yang dilaporkan tadi tentunya tidak mengikat," terang Lukman dalam interupsinya.

Wakil ketua Badan Anggaran dari Fraksi PDIP Olly Dondokambey menolak keras usulan Golkar. Sikap ini sama dengan yang disampaikan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelumnya.

"Kami dari Fraksi PDIP tidak menyetujui usulan tersebut," ujar Olly meramaikan interupsi.

Pimpinan rapat yang juga Wakil Ketua DPR Pramono Anung berusaha menenangkan suasana. Pram menyampaikan bahwa apa yang dibacakan Ketua Badan Anggaran Harry Azhar Aziz hanya usulan semata.

"Itu baru usulan, bagaimana keputusan DPR akan disampaikan dalam rapat RAPBN 2011," tutup Pram menenangkan sekaligus mengetok palu setuju.

(van/yid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads