Hal ini disampaikan Imam Margono usai meninjau ke Bank BRI Cabang Amplas, Jl. Sisingamangaraja, Medan, kawasan jembatan layang Amplas, beberapa saat setelah perampokan terjadi, Rabu (16/6/2010) sore. Menurut dia, berdasarkan hasil pemeriksaan tim identifikasi di lokasi kejadian, saat peristiwa perampokan, satpam berada di dalam gedung.
"Sesuai prosedur, satpam harus berada di luar depan gedung, bukan di dalam gedung. Jika ada perampokan, pelaku akan kesulitan melakukan aksinya karena terpantau masyarakat sekitar. Kalau dalam gedung, pelaku akan lebih mudah melumpuhkan satpam," ujar Margono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa perampokan Bank BRI Cabang Amplas, terjadi pada Rabu pukul 11.30 WIB. Dua pelaku memakai helm memaksa masuk ke dalam bank dengan mendobrak pintu sambil mengacungkan pistol. Petugas satpam yang berada di dalam gedung, dengan mudah dilumpuhkan setelah seorang perampk melepaskan tembakan ke arah brankas. Dalam peristiwa ini, perampok berhasil menggondol uang setoran nasabah mencapai Rp 50 juta.Poltabes Medan terus melakukan pengusutan untuk memburu empat pelaku yang melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor.
(djo/djo)











































