Saat ditanya soal penilaian itu, Megawati tidak membantah. Bahkan, ia menyalahkan media yang dianggap memperuncing rivalitas dirinya dengan SBY.
"Persoalan itu kan yang buat media. Hak saya untuk bertemu dengan siapapun juga. Media yang membesar-besarkan," kata Megawati kepada wartawan di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jaksel, Rabu (16/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Undangan saya ada dua sebagai presiden kelima dan ketua umum partai," kata Megawati.
Dalam hajatan MPR itulah Megawati dan SBY akhirnya bertemu danย bersalaman,ย setelah terakhir kali 'terpaksa' bertemu dalam pencalonan presiden tahun lalu.
Namun demikian, Megawati tidak tegas mengemukakan apakah antara Ia dan SBY memang benar-benar tidak ada masalah.
Saat ditanya apakah perseteruan dirinya dan SBY sejak awal hanya dipersepsikan media,ย Megawati menjawab santai, "Ya iya." (lrn/gun)










































