Banjir tersebut diakibatkan oleh hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut. Hujan lebat mengguyur wilayah Var di Prancis selatan selama beberapa jam hingga menimbulkan banjir. Bahkan di beberapa tempat, permukaan air mencapai dua meter di atas level permukaan air normal.
Akibat banjir ini, lebih dari 1.000 orang terpaksa bermalam di sekolah-sekolah dan tempat pengungsian lainnya setelah rumah-rumah mereka direndam banjir.
"Draguignan merupakan kota yang paling parah (terkena banjir), dengan ratusan kendaraan tersapu banjir dan beberapa wilayah terendam air," kata pejabat setempat Hugues Parant kepada radio France Bleu seperti dilansir Reuters, Rabu (16/6/2010).
Diimbuhkannya, jumlah korban masih akan terus bertambah.
Sejumlah helikopter dikerahkan untuk mengangkut warga yang terjebak banjir. Bandara di Kota Toulon sempat ditutup karena landasannya juga terendam banjir. Namun beberapa jam kemudian bandara tersebut kembali dibuka.
(ita/nrl)











































