"Langsung dikeluarkan," ujar Rektor UI Rusliwa Gumilar Sumantri.
Hal itu diutarakannya saat menemani Mendiknas M Nuh dalam inspeksi SNMPTN di SMA 70, Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (16/6/2010).
Ada beberapa cara 'populer' yang dilakukan joki untuk mengelabui pengawas ujian. Ada yang dengan menggunakan ponsel, jam elektronik yang bisa mengirimkan pesan, dan earphone.
"Kalau ada yang ketahuan langsung dia (peserta ujian) otomatis gugur," ancam Gumilar.
Ada lagi modus penipuan yang dikemukakan Gumilar, yaitu jasa-jasa bimbingan belajar (bimbel) yang memberikan jaminan diterima di perguruan tinggi negeri. Menurutnya jaminan itu bohong karena tidak ada kesepakatan antara universitas/ pemerintah dengan bimbel.
"Itu tidak benar," tegasnya. (gah/nrl)











































