Demikian seperti diberitakan saluran televisi publik dan televisi swasta Channel 10 dan dilansir AFP, Rabu (16/6/2010). Dalam siaran televisi tersebut, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, dirinya telah memutuskan untuk 'mempertimbangkan' mengurangi blokade dan mulai membahasnya pada Rabu ini.
Seorang pejabat tinggi Israel yang enggan disebutkan namanya, hanya mengatakan bahwa 15 orang anggota Kabinet Keamanan memang akan melakukan review terkait Jalur Gaza pada hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Yigal Palmor membantah bahwa hal tersebut telah disepakati. Yigal mengatakan, hal tersebut seperti itu baru akan dibicarakan.
"Tentu saja, Israel siap untuk membiarkan masuk lebih banyak bantuan, tapi kami perlu membahas bantuan apa saja yang bisa diterima," tuturnya.
Israel memberlakukan blokade mulai tahun 2006, setelah militan Palestina dari Gaza menahan seorang tentara Israel dalam serangan lintas-perbatasan. Blokade diperketat pada tahun berikutnya, setelah Hamas menguasai wilayah Gaza.
(nvc/nrl)











































