Kapolsek Tamalate, AKP Suaeb Majid menuturkan, sekitar pukul 18.00 WITA, Selasa (15/6/2010), aksi kejar-kejaran antara puluhan mahasiswa Fakultas Teknik dan mahasiswa yang diduga dari Fakultas Seni dan Desain UNM terjadi di dalam kampus hingga keluar ke jalan Muhajirin dan jalan Daeng Tata. Akibat aksi ini, 2 pelaku bentrokan terluka parah.
Dua mahasiswa Fakultas Teknik, yakni Dodo Rivaldi dan Suwardi, terkena sabetan parang di kepala dan punggungnya. Karena mendapat luka serius, keduanya terpaksa dilarikan ke RS Bhayangkara, Jl Mappaodang, Makassar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menghentikan bentrokan ini, pihak kepolisian menurunkan 1 peleton personelnya dan berhasil mengamankan dua sepeda motor pelaku bentrokan yang dibuang di selokan, serta 16 anak panah yang diamankan di tas korban yang kini dirawat di RS Bhayangkara.
Menurut Suaeb, bentrokan kali ini tidak berkaitan dengan peristiwa bentrokan yang terjadi di kampus UNM Gunung Sari, antar mahasiswa Fakultas Ekonomi dan mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan, Senin (14/6).
Sementara itu, dari pantauan detikcom, suasana di sekitar kampus UNM pasca bentrokan terlihat sepi. Hanya terlihat aparat keamanan yang berjaga-jaga di gerbang kampus pencetak guru ini.
(mna/nvc)











































