"Panja sudah selesai, anggaran tersebut sudah kita bahas di Panja dan besok kita tinggal raker dengan Menkeu. Tanggal 17 Juni di rapat Paripurna kita akan merumuskan usukan DPR atas RKP pemerintah," ujar Ketua Badan Anggaran DPR Harry Azhar Aziz kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2010).
Dalam rapat Paripurna nanti, lanjut Harry, tidak akan ada perdebatan berarti. "Aturannya tidak ada pandangan fraksi. Perdebatan ada di rapat Panja dengan Menkeu besok pukul 10.00 WIB dan pada saat Panja mengambil keputusan bulan Oktober nanti," papar Harry.
Harry menambahkan, perdebatan di Panja tidak terlalu keras sebab pidato SBY terkait dana aspirasi memberi angin segar. Meskipun Presiden SBY memang secara tidak langsung memberi dukungan terhadap realisasi dana aspirasi Rp 15 miliar per anggota DPR ini.
"Presiden kan kemarin menyatakan bahwa dana aspirasi itu bisa dilakukan. Presiden kemudian meminta DPR dan pemerintah membahasnya, kan?," terang Harry.
Harry menegaskan bahwa usulan DPR akan segera disikapi oleh Presiden. Presiden akan mengungkapkan jawabannya dalam pidato kenegaraan Presiden bulan Agustus 2010 mendatang. "Presiden bisa menerima, bisa juga tidak," jelas Harry.
Tapi perjuangan DPR tidak selesai di sini. DPR masih bisa kembali mengajukan usulan dan melobi Presiden. "Bagaimana kalau Presiden menolak? Bukan berarti selesai, DPR bisa mengajukan lagi.Β Ini namanya baru proposal awal untuk anggaran," tegasnnya.
(van/yid)











































