Kementerian Dalam Negeri Kirgistan menyatakan, situasi di Kota Osh dan Jalalabad masih tegang. Menurut saksi mata seperti diberitakan Reuters, Senin (14/6/2010), kelompok-kelompok geng masih melakukan penembakan ke arah warga dan rumah-rumah.
Menurut pemerintahan interim Kirgistan, otoritas di Jalalabad telah melakukan penangkapan terkait kerusuhan etnis terburuk dalam 20 tahun tersebut. Tidak disebutkan identitas orang tersebut. Namun pemerintah kembali menekankan tudingan bahwa para pendukung mantan presiden Kurmanbek Bakiyev, yang digulingkan pada April lalu, berada di belakang peristiwa berdarah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bakiyev sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan bahwa dia membantah dirinya terlibat kerusuhan tersebut. Bakiyev saat ini berada dalam pengasingan di Belarus.
Kekerasan etnis antara warga Kirgistan dan Uzbekistan bermula pada Kamis, 10 Juni lalu dan meningkat akhir pekan lalu. Menurut saksi mata, kelompok-kelompok geng bersenjata senapan otomatis, batang besi dan kapak telah menyerang warga dan membakar rumah-rumah warga.
Menurut Kementerian Kesehatan, 117 orang telah tewas dalam kerusuhan itu, yakni 93 orang di Osh dan 24 orang di Jalalabad. Sebanyak 1.485 orang lainnya terluka.
(ita/ita)










































