Bawa Peti Mati, Ketua TPF Munir Mendaftar Jadi Ketua KPK

Bawa Peti Mati, Ketua TPF Munir Mendaftar Jadi Ketua KPK

- detikNews
Senin, 14 Jun 2010 12:14 WIB
Bawa Peti Mati, Ketua TPF Munir Mendaftar Jadi Ketua KPK
Jakarta - Ada saja aksi para bakal calon Ketua KPK untuk menegaskan kesungguhan niat mereka. Mantan ketua Tim Pencari Fakta (TPF) Munir, Marsudi Hanafi, misalnya, sampai merasa perlu membawa 'peti mati' dan kaca mata kuda saat mendaftarkan diri sebagai calon Ketua KPK.

"Peti mati dan kaca mata kuda ini punya arti filosofis," ujar purnawirawan brigjen ini begitu tiba di ruang kerja Pansel Ketua KPK, Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (14/6/2010).

Marsudi menjelaskan makna filosofis yang dia maksud. Peti mati simbol bahwa sebagai Ketua KPK dia siap terhadap risiko terberat dalam proses hukum kasus korupsi termasuk menghadapi tekanan-tekanan politik dan ancaman fisik dari pihak mana saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara kaca mata merupakan simbol setiap langkah hukum yang diambil Ketua KPK berdasarkan landasan hukum yang tegas dan jelas. Tidak boleh tebang pilih atau pandang bulu dalam menjalankan proses hukum.

"Pokoknya nobat! Semua yang nongol, kita babat!" tegas Hanafi.

Marsudi datang bersama tiga orang yang membantunya membawa kaca mata kuda dan 'peti mati'. Mereka mengenakan seragam berupa kaos warna putih dengan tulisan 'Saya Mati....' disertai gambar bendera Merah Putih.

Replika peti mati itu terbuat dari styrofoam yang dicat coklat tua. Di bagian penutup peti berkukuran 100x30 cm itu bertuliskan kata 'Koruptor'. (lh/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini