"Kalau mau, subsidi tarif saja. Khusus yang 450 watt untuk rakyat miskin sebaiknya diturunkan saja supaya mereka bisa tetap berhemat," ujar Marzuki kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (14/6/2010).
Menurut Marzuki, wacana yang dilontarkan Dahlan sulit direalisasikan mengingat biaya pengadaan listrik yang mahal. Kalaupun direalisasikan justru akan membuat rakyat melupakan kampanye hemat energi yang gencar diteriakkan oleh pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan mengurangi biaya TDL, PLN telah membantu rakyat berhemat. Sementara rakyat miskin tetap bersemangat berhemat energi.
"Kalau dia bayar walaupun sedikit kan baik. Sehingga dia bisa hemat energi, kalau siang lampu tidak dinyalain," tegasnya.
(van/yid)











































