Komunitas Pesepeda Kehilangan Sosok Dara yang Santun

Komunitas Pesepeda Kehilangan Sosok Dara yang Santun

- detikNews
Minggu, 13 Jun 2010 10:01 WIB
Komunitas Pesepeda Kehilangan Sosok Dara yang Santun
Jakarta - Adi Nagara atau Dara tewas ditabrak truk yang ugal-ugalan saat bersepeda di kawasan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Sosoknya yang santun dan penuh semangat membuat komunitas bike to work khususnya grup Rombongan Kereta Tangerang Selatan (Rocketers) kehilangan.

"Dia masih termasuk anggota termuda. Belum menikah, dan termasuk orang yang paling santun," kata Djoko Nanang, rekan Dara yang ikut saat kejadian tersebut, kepada detikcom, Sabtu (12/6/2010).

Menurut Djoko, rombongan 'Rocketers' yang terdiri dari 14 orang tersebut melakukan touring ke Bogor dari Serpong, Tangerang, atas gagasan Dara. Selama di perjalanan, pegawai bank tersebut juga kerap meminta rombongan pesepeda berbaris rapi untuk menghindari kecelakaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun nasib berkata lain. Saat hendak menghindari lubang, Dara tertabrak truk yang melaju kencang dari arah berlawanan dan sedang berusaha menyalip truk lainnya. Dara pun tewas seketika.

"Beliau adalah orang yang paling happy dengan tour ini. Bahkan ada rombongan yang sepedanya rusak, diimbau pake sepeda dia," tegasnya.

Pertemanan Dara dengan Djoko sudah berlangsung sejak 3 tahun lalu. Namun, baru satu tahun terakhir keduanya aktif di Komunitas Bike to Work.

Sehari-hari, komunitas ini menggunakan KRL Sudirman Ekspress atau Ekonomi AC Serpong menuju kawasan Dukuh Atas untuk bekerja. Setibanya di stasiun, sepeda lipat yang dibawa kemudian digowes menuju tempat kerja masing-masing.

"Kadang seminggu tiga kali kita full gowes dari rumah," lanjutnya.

Menurut Djoko, pihak keluarga tabah melihat kejadian ini. Saat proses pemandian jenazah berlangsung, sang Ayah terlihat tegar dalam proses tersebut hingga pemakaman.

Tidak hanya itu, Komunitas Bike to Work lainnya pun merasakan kehilangan yang sama. Lewat milis yang disebar, mereka mengungkapkan rasa duka mendalam bagi pria berusia 27 tahun tersebut.

Berikut petikan suratnya:

Hari Sabtu pagi ini kami telah kehilangan sahabat, saudara, adik kami tercinta Adi Nagara yang biasa kami panggil dengan nama Om Dara. Di usianya yang masih 27 tahun dia telah meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Rasa duka dan kehilangan ini tentu saja bukan hanya bagi keluarga almarhum saja, namun tentu juga bagi rombongan kami serta seluruh pesepeda yang bersimpati dengan meninggalnya rekan kami Dara.

Kami kini merasa menjadi lebih terikat satu sama lain dan berterima kasih kepada Om Dara atas semangatnya, candanya, santunnya dan kebersamaannya selama ini. Terlalu banyak kenangan selama kita gowes untuk pergi bekerja maupun touring bersama dengan teman-teman yang lain. Perlu diketahui bahwa seluruh persiapan acara ke Bogor tersebut om Dara-lah yang mengatur, mempersiapkan, bahkan bangun paling pagi untuk membangunkan teman-temannya yang lain, dia yang paling bersemangat sejak seminggu ini.
Β 
Selamat jalan sahabat, kini kau lebih tenang dan damai di sana. We already miss you bro.
Β 
(mad/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads