"Kita sudah koordinasi dengan Kemenkominfo. Sudah jelas," kata Wakadiv Humas Polri Brigjen Zainuri Lubis kepada detikcom, Minggu (13/6/2010).
Zainuri enggan membeberkan lebih jauh bentuk kerjasama yang dilakukan. Namun, ia memastikan proses penyelidikan terus berjalan, khususnya bagi para penyebar yang diduga berada di Kendari dan Bandung tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait jadwal pemeriksaan ulang terhadap Luna, Ariel, dan Cut Tari, Zainuri belum bisa memastikan. Ia hanya mengatakan, kemungkinan pemanggilan akan dilakukan pekan depan.
"Harinya saya belum tahu, bisa Senin, bisa juga Jumat," elaknya.
Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi sebelumnya mengatakan, video yang diduga mirip Luna dan Ariel adalah untuk koleksi pribadi. Tidak ada indikasi perbuatan yang dilakukan untuk disebarluaskan. Sementara, pelaku penyebar video berlokasi di Kendari dan Bandung.
Sebelumnya, usai datang ke Mabes Polri, Jumat (11/6/2010) lalu, pengacara Ariel-Luna, O.C. Kaligis juga menegaskan kliennya hanyalah korban. Namun ia memilih no comment ketika ditanya keaslian video itu.
(mad/mad)










































