"Si penabrak sempat berusaha melarikan diri, lalu dihalangi oleh teman-teman terus dikejar akhirnya dapat," kata Djoko Nanang, salah seorang anggota dalam rombongan saat dihubungi detikcom, Sabtu (12/6/2010).
Djoko tidak bisa memastikan identitas sopir yang menabrak termasuk nomor polisi kendaraannya. Sebab, saat kejadian ia sibuk membantu korban. Hanya saja, sopir tersebut terlihat mengenakan pakaian seragam sebuah mini market.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang kerap disapa Mas Nang ini menuturkan, truk yang menabrak Adi Nagara hingga tewas itu melaju kencang dari arah berlawanan dengan para pengendara sepeda. Ada 4 truk yang saling menyalip di jalanan sepi dan turunan tersebut.
"Dari arah berlawanan ada 4 truk yang melaju kencang. Salah satu truk yang di belakang mau nyalip pas turunan. Almarhum (Dara) sudah berada di pinggir, tapi karena menghindari lubang dia tertabrak," tutupnya.
Rombongan pengendara sepeda bike to work 'rocketers'Β itu hendak melakukan perjalanan dari Serpong, Tangerang, ke Bogor. Di tengah perjalanan, salah seorang anggota pesepeda ditabrak oleh truk.
Korban tewas bernama Adi Nagara atau Dara kemudian dilarikan ke RS Eka Hospital, BSD, Tangerang. Sementara, sang pengemudi truk diamankan oleh kepolisian setempat.
Saat dikonfirmasi, pihak RS Eka Hospital membenarkan ada korban bernama Dara yang dibawa ke rumah sakit tersebut. Kini, jenazah sudah diambil keluarga untuk dimakamkan.
"Iya benar, pagi sekitar 06.30 WIB, sekarang udah dibawa pulang sama keluarganya. Namanya Dara, sepertinya meninggal di tempat," kata petugas jaga RS Eka Hospital yang namanya enggan disebutkan.
(mad/mad)











































