Kesaksian tersebut disampaikan seorang warga bernama Henri. Menurutnya, kilatan cahaya di atas rumah yang meledak itu terlihat sekitar pukul 06.00 WIB, Jumat (11/6/2010), atau beberapa saat sebelum terjadi ledakan.
"Banyak warga yang melihat kilatan cahaya di atas rumah sekitar pukul 06.00, baru terdengar ledakan. Bisa jadi meteor yang jatuh," kata Hendri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Waka Poltabes Medan AKBP Andreas Kusnaedi mengatakan, tim forensik Poltabes Medan masih terus melakukan penyelidikan. Namun polisi menduga kuat, ledakan itu bersumber dari tabung gas.
"Kalau ada warga yang bilang karena meteor, ya.. tim forensik masih melakukan penyelidikan. Nanti akan diketahui," kata Andreas.
(djo/djo)











































