Obama Gencar Kritik BP, Warga Inggris Kesal

Krisis Tumpahan Minyak

Obama Gencar Kritik BP, Warga Inggris Kesal

- detikNews
Jumat, 11 Jun 2010 11:48 WIB
Obama Gencar Kritik BP, Warga Inggris Kesal
London - Presiden AS Barack Obama terus-menerus melancarkan kritikan terhadap perusahaan minyak Inggris BP menyusul krisis tumpahan minyak di Teluk Meksiko, AS. Sebagian warga Inggris menganggap kecaman-kecaman Obama itu turut menyebabkan anjloknya harga saham BP.

Warga Inggris pun kesal dengan kritikan-kritikan Obama yang dianggap berlebihan itu. Apalagi belum lama ini, Obama mencetuskan bahwa CEO BP, Tony Hayward, pasti sudah dipecat seandainya bekerja untuknya.

"Tak ada gunanya menyerang BP terus-menerus. Itu tidak membantu," kata Mark Dampier dari perusahaan jasa keuangan Inggris, Hargreaves Lansdown seperti dilansir Telegraph, Jumat (11/6/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan hari ini saham BP yang sempat terpuruk tajam akhirnya rebound 12,3%. Sebelumnya pada perdagangan Kamis, 10 Juni kemarin, di bursa London, saham BP anjlok hingga 15,7%.

Dalam perdagangan di Wall Street, Rabu, 9 Juni lalu, saham BP tercatat anjlok hingga 15,8% hingga terpuruk di bawah US$ 30 per lembar karena investor khawatir biaya penanganan masalah tumpahan minyak di Teluk Meksiko itu akan membengkak. Padahal 20 April lalu, atau ketika terjadinya ledakan yang menyebabkan tumpahan minyak, saham BP berada di level US$ 60,48 per saham.

Saham BP kini tercatat sudah terpangkas hampir 50% atau sekitar US$ 70 miliar yang hampir setara dengan cadangan devisa Indonesia. Kasus tumpahan minyak di Teluk Meksiko yang menjadi salah satu sejarah buruk di AS itu sudah berlangsung sejak 22 April dan menewaskan 11 pekerja.

BP mengaku telah mengeluarkan US$ 1,43 miliar untuk mengatasi bencana tumpahan minyak tersebut termasuk kompensasi. BP kemungkinan masih harus mengeluarkan dana yang lebih besar untuk mengatasinya.
(ita/nrl)


Berita Terkait