Svanberg yang asal Swedia itu beserta pejabat-pejabat senior BP lainnya diundang untuk menghadiri pertemuan tersebut pada 16 Juni mendatang. Undangan pertemuan itu disampaikan melalui kepala respons bencana AS Thad Allen dalam suratnya untuk Svanberg.
"Tumpahan Deepwater Horizon BP merupakan bencana lingkungan paling besar dalam sejarah negara kita," demikian tulis Allen seperti dilansir Reuters, Jumat (11/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditegaskan Allen, BP bertanggung jawab secara finansial atas semua biaya menyangkut penanggulangan bencana tersebut.
Sejauh ini Gedung Putih belum berniat bertemu dengan CEO BP Tony Hayward. Alasannya lebih penting untuk menemui kepala BP karena struktur perusahaan menjadikan dia sebagai orang yang paling relevan dalam menyetujui kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan BP. (ita/nrl)











































