"Ada juga yang menggunakan modus memanfaatkan perempuan sebagai kurir. Karena perempuan gampang dengan rayuan," kata Kepala Humas BNN Sumirat Dwiyanto, di ruang kerjanya, Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur,
Kamis (10/6/2010).
Ia mencontohkan beberapa kasus yang ditangani pihaknya dimana perempuan menjadi kurir barang haram yang masuk ke Indonesia melalui bandara yang ada di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain modus memanfaatkan perempuan, pemasok narkoba juga menggunakan jasa
penyandang cacat. "Kaki palsunya dimasukan sabu. Makanya BNN mulai memberikan pengarahan kepada penyandang cacat agar tidak terpengaruh," jelasnya.
Disinggung motif dari tindak kejehatan tersebut, ia mengatakan hingga saat ini motif yang menggunakan jasa perempuan dan penyandang cacat karena dasar ekonomi.
"Motifnya ya ekonomi," kata Sumirat.
(ahy/ndr)










































