Pudi menjalani serah terima jabatan (sertijab) menggantikan Kombes Polisi Gde Alit Widana sebagai Kapoltabes Denpasar pada 1 Juni 2010. Namun, baru tiga hari duduk di kursi Kapoltabes Denpasar, Mabes Polri mengeluarkan telegram rahasia (TR) pencopotan dirinya pada 4 Juni 2010.
Namun, Pudi membantah dirinya dicopot karena identitasnya memiliki dua istri terbongkar. Usai sertijab pergantian dirinya ke AKBP Suryanbodo Asmoro pada Selasa (8/6/2010), mengaku perempuan muda berusia 20 tahun tersebut adalah anak kandungnya.
Disebutkan, gadis cantik itu bertengkar karena dimarahi oleh ibunya. “Dia anak saya. Dia datang untuk melihat ayahnya dilantik. Karena sempat dimarahi ibunya, sampai dia menangis,” kilahnya.
Pengakuan Pudi pun diperkuat oleh Kapolda Bali Irjen Polisi Sutisna. "Bukan karena soal wanita. Tapi karena kebutuhan organisasi. Sah-sah saja pergantian itu," kata Sutisna.
Setelah tiga hari bertugas, Pudi digantikan oleh AKBP Suryanbodo Asmoro pada sertijab di Polda Bali, Selasa (8/6/2010). Pudi selanjutnya ditugaskan ke Mabes Polri sebagai Perwira Menengah (Pamen) Denma Mabes Polri.
(djo/djo)











































