"Dua tahun ini masyarakat di sana disuplai dari Bogor. Karena Bogor makin berkembang tentunya membutuhkan air tersebut," kata Senior Manager PT Aetra Air Jakarta, Lintong Hutasoit, saat ditemui di lokasi pemasangan pipa di Jalan Inspeksi, Kali Malang, Jakarta Timur, Kamis (10/6/2010).
Dengan adanya pipa In line Booster Pump, imbuhnya, masyarakat akan dapat menikmati distribusi air tanpa hambatan. "Pelayanan air 1x24 jam akan mengalir terus," jaminnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai dengan BP (Booster Pump) Kiwi, air akan dialiri 600 liter per detik sampai ke ujung pelanggan. Tentunya air secara kualitas makin bagus," jelasnya.
"Dua tahun nanti diproyeksikan bisa mencapai 1.000 liter per detik," sambungnya.
Jumlah pelanggan di wilayah perbatasan sendiri mencapai 60 ribu pelanggan.
Dengan adanya teknologi baru pendistribusian air dari wilayah dataran rendah ke dataran tinggi ini, pihaknya berharap kalangan industri tidak bergantung dari air tanah.
"Pabrik-pabrik diharapkan tidak menggunakan air tanah," ujarnya.
Pipa yang dipasang akan melintasi 3 wilayah BP Aetra, yaitu di BP Halim yang terdiri dari 7 kelurahan, BP Pasar Rebo terdiri dari 7 kelurahan dan BP Kiwi terdiri dari 6 kelurahan. Air dari Buaran 1 akan dialirkan ke BP Halim dengan pompa setinggi 3,5 meter yang selanjutnya dialiri berjenjang.
(ahy/mok)











































