Polda Gelar Operasi Mutiara Banda Siwalima

Jelang Sail Banda

Polda Gelar Operasi Mutiara Banda Siwalima

- detikNews
Kamis, 10 Jun 2010 14:44 WIB
Ambon - Jelang event dunia, Sail Banda 2010, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menggelar Operasi Mutiara Banda Siwalima 2010. Sebanyak 1.283 personel TNI/Polri satuan gabungan dikerahkan.

"Operasi ini menjelang Sail Banda 2010," kata Kabid Humas Polda Maluku, AKBP J Huwae pada wartawan, di Mapolda Maluku, Jl Rijali, Ambon, Kamis (10/6/2010).

Dijelaskan, tujuan dari pelaksanaan Operasi Mutiara Banda Siwalima 2010 adalah untuk mewujudkan situasi dan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif dan terkendali sehingga seluruh rangkaian kegiatan Sail Banda di Maluku dapat terselenggara dengan aman, tertib, lancar dan sukses.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Operasi ini juga bertujuan untuk menekan dan menghilangkan bentuk-bentuk gangguan, ancaman terhadap kelancaran rangkaian pelaksanaan event tersebut," jelasnya.

Huwae mengatakan, personel yang akan dilibatkan dalam operasi tersebut terdiri dari anggota Polda Maluku, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Administrator Pelabuhan (Adpel). Masing-masing 560 personel Polda Maluku, 120 personel TNI, 100 personel dari Satpol PP dan Adpel, 103 personel Satgas back up Mabes Polri, 200 personel Polres Ambon, 100 personel Polres Maluku Tengah serta 100 personel dari Polres Maluku Tenggara Barat.

Selain itu, lanjut Huwae, dalam Operasi Mutiara Banda Siwalima 2010 akan dikerahkan fasilitas pendukung di antaranya 10 unit kendaraan bermotor roda enam, 10 unit kendaraan bermotor roda empat, 50 unit kendaraan bermotor roda dua, empat unit ambulans dan dua unit kendaraan taktis. "Nantinya juga akan dikerahkan tiga kapal polisi perairan tipe B dan 12 kapal tipe C," katanya.

Diungkapkan, pola pengamanan Operasi Mutiara Banda Siwalima 2010 ini akan dilakukan secara terbuka maupun tertutup dengan fokus utama yaitu mengamankan rute perjalanan baik di laut maupun di darat, lokasi kegiatan dan pelabuhan serta objek lainnya yang digunakan sebagai tempat persinggahan maupun tempat wisata. "Dalam pelaksanaan operasi ini juga tindakan preventif akan dilaksanakan dengan mengedepankan fungsi polisi perairan dan fungsi kesamaptaan yang dilaksanakan secara professional pada masing-masing fungsi secara terpadu serta didukung fungsi intelijen dalam rangka melakukan deteksi dini," ungkapnya.

Huwae menjelaskan, pengamanan juga akan dilaksanakan dengan mengutamakan tindakan pelayanan yang humanis dan tegas untuk memberikan stigma positif guna mensukseskan event Sail Banda.
(djo/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads