"Itu kecengengan dari Partai Golkar. Seharusnya tidak boleh cengeng kalau mencari duit. Tetapi, kalau dia mau keluar ya bangus. Tetapi, Golkar tidak punya pengalaman di luar pemerintahan," kata Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW, Ibrahim Fahmi Badoh, di kantor ICW, Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Kamis (10/6/2010).
Menurut Fahmi, Partai Golkar seharusnya berkompetisi di institusi politik agar ada alokasi dana untuk anggota DPR-nya seperti yang diusulkannya.
Fahmi berpendapat, dana aspirasi tidak efektif dan akan mengganggu alokasi yang sudah ada.
"Kita juga khawatir dana aspirasi adalah bentuk memuluskan perampokan anggaran negara lewat komunitas politik. Kemungkinan sangat besar dana aspirasi untuk dikorupsi," papar dia.
Soal ancaman keluar dari Setgab, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie telah menangkisnya.
"Saya baru saja berkomunikasi dengan beliau. Menurut beliau, tidak ada ancaman Golkar, itu pendapat individu saja," kata Sekretaris Setgab Koalisi Syarif Hasan.
(aan/nrl)











































