"Kita berlatih menyamakan standar di bawah PBB," ujar Danpusenif, Mayjen TNI Soenarko saat membuka latihan Garuda Shields di Pusdikif Cipatat, Bandung Barat, Kamis (10/6/2010).
Soenarko menjelaskan dalam latihan selama 12 hari ini, materi yang akan dibahas adalah operasi teritorial. Akan dilatih pula teknik pelucutan senjata, dan pengendalian operasi perdamaian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu perwakilan Komando Pasific AS Mayjen Robert Lee menyatakan, latihan bersama ini mutlak dibutuhkan. Tantangan di setiap medan operasi, lanjut Lee, berbeda-beda.
"Dengan latihan ini, masing pihak-pihak bisa saling tukar menukar kemampuan. Ini sangat penting," jelas Lee.
Latihan ini diikuti Indonesia, AS, Thailand, Filiphina, Nepal, Bangladesh dan Brunei. AS mengirimkan 72 personelnya, sementara Indonesia mengirim 65 personel, sedangkan sisanya mengirim 42 personel.
(rdf/mok)











































