"Sudah dipasang tetapi tidak efektif, karena panjang antrean tidak sama (laki-laki dan perempuan) maka penumpang langsung antre yang paling cepet, yang antreannya paling pendek," kata salah satu petugas busway, Eti di halte Harmoni, Jakarta Pusat, Kamis (10/6/2010).
Menurutnya, petugas kesulitan melaksanakan aturan tersebut karena baru sebatas himbauan. Salah seorang penumpang yang terburu-buru, bahkan justru marah-marah kepada Eti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di halte tersebut, tulisan laki-laki dan perempuan ditempelkan di dekat atrean. Saat antrean normal, pemisahan berjalan lancar. Tetapi saat panjang atrean laki-laki tidak sama, penumpang mulai memasuki daerah yang terpendek agar dapat masuk bus secepatnya.
(Ari/mok)











































