"Kalau toh ternyata Golkar keluar, koalisi akan terus berjalan mengawal pemerintahan ini sampai tahun 2014," kata Ketua DPP PPP Lukman Hakim Saifuddin kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/6/2010).
Menurut Lukman, Golkar sebagai partai besar seharusnya lebih dewasa mengambil sikap politik. Mundur karena perbedaan pendapat sangat kekanak-kanakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi ide awal pembentukan Setgab bukan untuk menyeragamkan pandangan. Golkar juga tidak mau sikapnya diatur Setgab.
"Bukankah beda pendapat dalam menghadapi usulan sudah biasa? Saya tak percaya Golkar akan keluar dari Setgab karena kematangan politik elitnya tidak akan mengambil sikap emosional," tegasnya.
Sebelumnya, seusai diskusi di DPD RI, Ketua DPP Golkar Yamin Tawari merasa partainya 'ditipu' oleh partai koalisi lainnya soal dana aspirasi Rp 15 miliar. Yamin pun melontarkan gertakan, "Jadi, apakah masih perlu Golkar di Setgab?" tanyanya.
(van/yid)











































