KPAI Minta Artis Idola Beri Contoh Perilaku yang Baik

KPAI Minta Artis Idola Beri Contoh Perilaku yang Baik

- detikNews
Rabu, 09 Jun 2010 15:32 WIB
Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta para artis bisa memberikan contoh dan perilaku yang baik kepada anak dan remaja. Imbauan ini muncul menyusul beredarnya video porno mirip artis Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari.

"Kepada para artis dan selebritis lainnya yang menjadi public figur hendaknya berhati-hati dalam bertindak dan berperilaku, karena mereka adalah idola," kata Ketua KPAI Hadi Supeno dalam siaran pers, Rabu (9/6/2010).

KPAI menilai fenomena menyebarnya video porno mirip artis sangat tidak mendidik dan destruktif terhadap perkembangan mental generasi bangsa, khususnya anak-anak usia remaja, yang masih dalam tahap pencarian
orientasi nilai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hendaknya dalam gaya berpakaian, hobi, dan gaya hidupnya memberikan contoh yang baik karena sering diikuti oleh pengagumnya, yang sebagian besar anak muda (anak-anak dan remaja)," harap Hadi.

KPAI juga meminta kepada media massa agar bersikap lebih bijak dalam menayangkan pemberitaan video porno mirip Ariel, Luna, dan Cut Tari, agar tidak menjadi penyebaran pornografi itu sendiri.

"Pemberitaan media sebagai kontrol sosial sangat dihargai, tetapi jangan dieksplor secara berlebihan. Media harus mempertimbangkan aspek best interest for the child," tuturnya.

Selain itu kepada aparat kepolisian, KPAI meminta agar melakukan pengusutan secara tuntas dan memberikan hukuman sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku baik berdasarkan KUHP, UU ITE, maupun UU Pornografi.

"Penegakan hukum tidak hanya terhadap industri pornografi dan pengedar, tetapi juga pelaku itu sendiri, apalagi jika ia sudah melakukan berulang-ulang," urainya.

KPAI mengimbau kepada masyarakat untuk tidak larut dalam arus pemberitaan gosip, seks dan kriminal yang memberi dampak buruk terhadap perkembangan mental anak.

"Kepada para orangtua untuk melakukan pengawasan dan bimbingan kepada anak-anaknya agar terhindar dari bahaya pornografi," tutupnya.

(ndr/nrl)



Berita Terkait