"Jimly, itu pilihan yang sangat menarik, patut dicoba," kata Direktur Pusat Kajian Anti (Pukat) Korupsi UGM Zainal Arifin Mochtar saat dihubungi detikcom, Rabu (9/6/2010).
Menurut Zainal, Jimly terbukti mampu memimpin Mahkamah Konstitusi di awal-awal pembentukannya. Dan selama di bawah Jimly, belum pernah ada cerita mengenai korupsi di MK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Zainal, jika Jimly tidak akan menemui masalah dengan latar belakang pendidikannya. Jimly dianggap mampu merapikan hukum yang ada sekarang.
Zainal juga yakin, Jimly bukanlah sosok yang mudah diintervensi. Keputusan-keputusan yang dihasilkan MK selama Jimly menjabat, terbukti menjadi hasilnya.
"Jimly tidak pernah termakan lobi, nggak pernah kedengaran tuh," tandasnya.
(mok/nrl)











































