"Alhamdulillah, sekarang kita bisa mengatakan bahwa darah orang Indonesia telah bercampur dengan orang Palestina. Karena itu kami menganggap 12 relawan itu adalah warga Palestina," ujar Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Faridz Mehdavi.
Hal itu disampaikan dia sesuai pertemuan 5 relawan RI dengan Presiden SBY di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (8/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal ini sudah ditetapkan oleh Presiden (Mahmoud Abbas) untuk memberikan mereka kewarganegaraan Palestina dan semua dari mereka termasuk juga relawan yang ada di kapal Mavi Marmara juga," tuturnya.
Faridz juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang serius memperhatikan konflik di Palestina, juga kepada para aktivis yang ada di Palestina.
(nvc/nrl)











































