Okvianto Ditembak Israel Saat Padamkan Api di Kapal Mavi Marmara

Tragedi Freedom Flotilla

Okvianto Ditembak Israel Saat Padamkan Api di Kapal Mavi Marmara

- detikNews
Selasa, 08 Jun 2010 16:54 WIB
Jakarta - Salah satu relawan Indonesia ke Gaza yang sudah kembali ke Tanah Air, Okvianto Baharudin, mengatakan masih banyak serpihan peluru yang bersarang di tubuhnya. Peluru tersebut ditembakkan tentara Israel saat Okvianto berada di Kapal Mavi Marmara.

Okvianto menceritakan, dia terkena tembakan saat mencoba memadamkan api yang menyala di kapal pada Senin (31/5) dinihari silam.

"Pada saat saya melepaskan air, Israel menembaki dari helikopter," kata Okvianto sesuai bertemu Presiden SBY di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (8/6/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bapak satu anak ini datang dengan tangan kanan disangga gips. Dia mengenakan kemeja biru berlengan pendek.

Akibat luka tembak tersebut, ada serpihan peluru yang bersarang di tubuhnya. Rencananya Okvianto pun akan menjalani operasi pada Rabu (9/6) mendatang di RSPAD Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat, pukul 07.30 WIB.

"Saya besok pagi mau operasi, dua hari lalu juga sudah operasi," ujar relawan Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA) ini.

Berapa jumlah serpihan peluru yang bersarang di tubuhnya? Okvianto mengaku tidak tahu.

"Enggak tahu (jumlahnya), pokoknya sudah pecah. Banyak (pecahan) peluru di dalam (tubuh)," tutur Okvianto yang tangannya masih dibalut perban ini.

Okvianto pulang buru-buru dan tidak ikut dalam jumpa pers bersama relawan lainnya. Hal ini dikarenakan Okvianto perlu istirahat untuk persiapan operasi besok pagi. (nvc/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini