Siska dibawa ke Rumah Sakit Wulan Windi, Deli Serdang pada Senin (7/6/2010) sore. Seorang bidan desa dan kepala desa menemukannya dalam keadaan kritis setelah menjadi korban penganiayaan. Siska ditemukan seorang diri saja di rumahnya yang berada di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Setelah sempat dirawat beberapa jam, anak bungsu Edi Sumanto ini akhirnya meninggal dunia Selasa pagi. Petugas Polsek Hamparan Perak yang mendapat laporan kasus ini, kemudian membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Pirngadi, Jl. HM Yamin, Medan, untuk diotopsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada wartawan Edi Sumanto menyatakan, beberapa waktu terakhir ini dia meminta bantuan keluarga Tugino, tetangganya, untuk mengasuh Siska saat dia bekerja. Hal ini terpaksa dilakukan karena setahun terakhir Edi sudah berpisah rumah dengan istrinya.
"Saya biasanya menjeput siska setelah pulang bekerja," kata Edi kepada wartawan di RSU Pirngadi, Jl. HM Yamin, Medan.
Edi menyatakan, tidak menyangka akan menemukan anaknya dalam kondisi yang memprihatinkan. Dia hanya bisa pasrah dengan nasib yang dialaminya. Sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan, namun belum ada tersangka yang ditahan.
(djo/djo)











































