"Yang kami sampaikan kepada Presiden, agar Gaza dapat terbebas dari blokade yang dilakukan oleh Israel. Kita juga meminta kepada Presiden SBY untuk mendukung Masjidil Aqsa sebagai situ sejarah dunia sehingga Israel tidak menghancurkan Masjidil Aqsa," kata salah satu relawan Ferry Nur saat jumpa pers usai bertemu Presiden di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta, Selasa (8/6/2010).
Presiden SBY menyambut baik usulan para relawan. Secara khusus, SBY meminta kepada Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa untuk ditindaklanjuti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para relawan juga meminta kepada Presiden untuk tidak membuka hubungan diplomatik dengan Israel. "Kami menyerukan kepada Presiden untuk tidak membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Turki saja yang membuka hubungan diplomatik dengan Israel, tapi warganya (relawan) dibunuh oleh Israel," papar Ferry.
Ferry menambahkan, saat ditahan pihak Israel, para relawan dipindah-pindah penahanannya sampai tiga kali. Semua perlengkapan yang mereka bawa dirampas dan tidak dikembalikan sampai saat ini.
"Padahal janjinya mau dikembalikan," ujarnya.
(anw/lrn)










































