Pengunduran diri wanita berumur 89 tahun itu diumumkan oleh Hearst News Service. "Helen Thomas mengumumkan pada Senin bahwa dia pensiun, berlaku efektif segera," demikian disampaikan Hearst News Service.
Hearst News Service menekankan, "keputusan Thomas diambil setelah komentar kontroversialnya mengenai Israel dan Palestina terekam dalam video dan tersebar luas di internet."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan tentang Israel itu dilontarkan Thomas saat peringatan 'Jewish Heritage Celebration' di Gedung Putih pada 27 Mei lalu. Rekaman itu muncul pekan lalu di YouTube.
Dalam rekaman video itu, Thomas ditanyai oleh situs RabbiLive.com mengenai komentarnya terhadap Israel. "Bilang mereka untuk tinggalkan Palestina. Ingat orang-orang ini telah diduduki dan itu tanah mereka, bukan Jerman dan bukan Polandia," kata Thomas saat ditanyai komentarnya soal Israel.
Juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs menyebut komentar tersebut "ofensif dan tercela'. Thomas pun telah meminta maaf atas pernyataannya.
(ita/nrl)










































