"Tentara Israel melepas tembakan dan melempar bom ke arah kapal Mavi Marmara dari boat," kata jurnalis TVOne, M Yasin, saat diwawancara Karni Ilyas dalam acara 'Di Balik Langit Berita', Senin (7/6/2010) malam.
Yasin menegaskan bahwa sejumlah boat tentara Israel membuntuti kapal Mavi Marmara yang akan menembus blokade Israel ke jalur Gaza. Saat subuh, ketika para relawan usai salat subuh, tiba-tiba terdengar suara ledakan. Dan sumber ledakan itu berasal dari para tentara Israel yang sedang ada di boat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesaat setelah ledakan terdengar, tentara Israel kemudian diturunkan dari atas helikopter menuju kapal. Saat turun dan mendarat di kapal, tentara Israel kemudian dikeroyok oleh para relawan. Yasin menegaskan bahwa pengeroyokan terhadap tentara Israel itu terjadi setelah tentara Israel melepaskan tembakan ke arah para relawan.
Yasin tidak melihat secara jelas bagaimana pengeroyokan terjadi. Sebab, Yasin yang saat itu berada di press room, tidak diperbolehkan masuk ke dek kapal tempat pengeroyokan itu. "Sebab, para relawan telah mengingatkan kami bahwa pers ini menjadi garda terakhir dalam misi ini," kata Yasin.
Yasin juga ditanya mengenai kisah tertembaknya relawan dari Indonesia, yang merupakan wartawan Suara Hidayatullah, Surya Fachrizal. "Teman kami, Surya, sepertinya ditembak tentara Israel dari atas helikopter. Karena Surya terkena tembakan di bagian dada," ujar Yasin.
(asy/gah)










































