Teten: Saya Khawatir Polisi Ciut Periksa Grup Bakrie

Kasus Gayus

Teten: Saya Khawatir Polisi Ciut Periksa Grup Bakrie

- detikNews
Senin, 07 Jun 2010 16:39 WIB
Jakarta - Keseriusan polisi mengusut kasus dugaan permainan pajak perusahaan grup Bakrie diragukan. Salah satu alasannya, kekuatan Grup Bakrie dalam ranah politik yang kuat.

"Saya khawatir polisi agak ciut karena Bakrie punya kekuasan cukup besar. Tapi saya kira polisi jangan mempertaruhkan hukum," kata Sekjen Transparency International on Indonesia (TII), Teten Masduki, di kantornya, Jl Senayan Bawah, Jaksel, Senin (7/6/2010).

Dia menegaskan, dalam aturan UU, bukan hanya yang disuap saja yang ditindak, tetapi juga penyuapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Polisi harus mulai jalani penyelidikan terhadap pengakuan Gayus. Jika perusahaan Bakrie melakukan penyuapan, kalau polisi tidak menindaklanjuti, KPK bisa mengambil alih karena masuk ranah penyuapan pajak lewat broker," terangnya.

Selain itu, bagaimanapun kesaksian Gayus adalah kesaksian di depan hukum, jadi layak diinvestigasi. "Kesaksian itu oleh polisi maupun oleh jaksa jangan diabaikan," tegasnya.

Terkait pajak Grup Bakrie ini, Senior Vice President Investor Relations PT Bumi Resources, Dileep Srivastava, membantah perusahaannya punya masalah pajak. Dia menegaskan bahwa perusahaannya bersih.

Hal senada disampaikan Aburizal Bakrie. Dia menolak namanya diidentikkan dengan sejumlah perusahaan yang disebut-sebut Gayus Tambunan. Dia menegaskan perusahaan yang diduga pajaknya diurus Gayus, yakni BUMI, KPC, dan Arutmin, bukanlah miliknya melainkan milik publik.

(ndr/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini