Korban Pelecehan Seksual Lebih Puas Tampar Korban Daripada Lapor

Pencabulan di TransJ

Korban Pelecehan Seksual Lebih Puas Tampar Korban Daripada Lapor

- detikNews
Senin, 07 Jun 2010 12:12 WIB
Korban Pelecehan Seksual Lebih Puas Tampar Korban Daripada Lapor
Jakarta - Pelecehan seksual di bus TransJakarta sering kali terjadi. Namun sayangnya, korban memilih menampar pelaku daripada memprosesnya ke polisi. Pihak bus TransJ pun kurang tegas atas kejadian pelecehan seksual ini.

"Sebenarnya laporannya nggak terlalu sering. Sebelum kejadian yang kemarin, seminggu yang lalu ada juga," ujar Nurdin, supervisor bus TransJ di Shelter Harmoni, Jakarta (7/6/2010).

Menurut Nurdin, saat lagi antre, ada perempuan dipepet-pepet. Awalnya korban tidak sadar, tapi ketika korban membalikkan badan karena terlalu dipepet, alangkah kagetnya korban dengan tingkah pelaku.

"Mohon maaf, cowoknya itu sampai mengeluarkan miliknya," cerita Nurdin.

Korban lalu teriak karena menjadi korban dalam pelecehan seksual itu. Plaak! Korban kemudian langsung melepaskan tamparan ke muka pelaku berkali-kali.

"Kita tanya ke korbannya maunya apa? Tapi korban bilang sudah puas nampar-namparin, makanya kita nggak proses ke polisi. Tapi sebaiknya biar jera dilaporkan ke polisi," kata Nurdin.

Sementara tindakan TransJ, menurut Nurdin, meminta surat pernyataan dari pelaku agar tidak mengulangi perbuatan tidak senonohnya lagi.

"Sebenarnya kalau dari kita ada gerak-gerik itu kita pisahkan orang yang kita curigai dengan yang kita lihat bakal jadi target," imbuhnya.

(nik/nik)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini