"Saat diinterogasi, Anton mengakui rangkaian perbuatannya," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Nurdi Satriaji kepada detikcom, Senin (7/6/2010).
Foni mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari Anton saat antre tiket di terminal busway Blok M pada Sabtu (5/6). Kala itu Anton memepetkan alat kelaminnya pada Foni. Ketika naik bus, Anton sengaja duduk bersebelahan dengan perempuan semampai berkulit putih itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nurdi mengaku tidak tahu mengapa Anton berlaku nekat pada Foni di tempat umum. "Saya tidak tahu, anggota yang memeriksanya," ujarnya. Jawaban yang sama juga disampaikan saat dia ditanya soal isi laptop Anton.
Apakah Anton memiliki penyimpangan seksual, Nurdi mengaku pihaknya tidak berwenang memeriksanya. "Kami tidak sejauh itu, silakan tanya psikiater," katanya.
Foni mengalami tindakan pelecehan seksual di Bus TransJakarta saat akan pulang dari kantor pada Sabtu (5/6). Atas saran polisi Foni batal membuat laporan karena kurangnya saksi, akhirnya Anton hanya diminta polisi untuk membuat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.
Apakah Anda pernah menjadi korban pelecehan seksual di sarana transportasi umum? Bagaimana trik Anda untuk berkelit dari praktek amoral itu? Ceritakan pada redaksi@detik.com. (did/nrl)











































