Siswa-siswi berusia belia ini sukses 'menyulap' sampah plastik bekas makanan ringan atau bekas detergen menjadi berbagai busana yang eksotis.
Hasilnya, mereka tampil pede mengenakan jas hujan, jaket, rompi, topi, celemek sampai tas sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
35 Siswa SD tersebut memang sengaja diundang oleh KLH sebagai bentuk apresiasi kepada siswa dan sekolah yang berprestasi dalam menjaga lingkungan, yakni dengan memanfaatkan barang-barang bekas.
Plastik bekas kemasan berbagai warna itu ternyata disukai anak-anak. Agar tersa nyaman di badan bahan dalamnya dilapisi kain. "Bagus, ini yang buat mama aku. Enak, tidak panas kalau dipakai dan pas hujan tidak basah," ujar siswi Kelas 2 Widya.
SD Bantar Jati IX Bogor telah dua kali menjuarai lomba Adiwiyata, yakni perlombaan sekolah berbasis lingkungan tingkat nasional. Sekolah yang memiliki motto "Bumi yang Indah Berawal dari Sekolah" tersebut bertekad untuk membangun sekolah yang berwawasan lingkungan
di Kota Hujan tersebut.
"Kalau mau menyelamatkan bumi harus dimulai dari pendidikan sejak usia dini," tutup Yayah.
(her/dip)











































