Hal ini disampaikan Eksekutif Direktur Walhi Berry Nahdian Forqan saat berbincang dengan detikcom, Minggu (6/6/2010).
Menurut Berry, terlepas dari sikapnya dalam kasus penyerangan Israel kepada kapal kemanusian, Obama menunjukan ketegasannya. Obama berani memaksa perusahaan raksasa energi asal Inggris, British Petroleum (BP) untuk membersihkan tumpahan minyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita bandingkan dengan Presiden SBY yang justru tidak ada perhatiannya dengan korban lumpur Lapindo," kata Berry.
Sudah 4 tahun semburan lumpur Lapindo memang belum juga usai. Sudah tidak terhitung berapa hektar tanah yang terendam oleh lumpur ini.
Berry menilai belum ada sikap tegas dari pemerintah dalam kasus ini. Bahkan, pemerintah cenderung membiayai dampak semburan ini.
"Untuk APBN 2010 saja, ada Rp 7,12 triliun yang akan digelontorkan," katanya.
"Pemerintah sangat lemah sekali dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup," tegasnya.
(mok/mok)











































