Hanya lima jam setelah pasukan masuk ke dalam Rachel Corrie, kapal ini dipaksa untuk memasuki perairan Israel. Militer Israel melakukan aksi itu setelah permintaan supaya Kapal Rachel Corrie tidak mendekat ke jalur Gaza diabaikan.
Menurut militer Israel, kapal ini membawa 11 aktivis pro-Palestina dan 8 anak buah kapal. Beberapa informasi lainnya menyebut lima warga Irlandia dan enam Malaysia.
"Semua orang ini akan ditanyai sebelum dibawa keluar secepatnya," kata juru bicara imigrasi Israel, Sabine Haddad seperti dikutip dari AFP, Minggu (6/6/2010).
Meski diklaim tidak ada kekerasan, aksi ini dikecam oleh solidaritas Palestina yang berbasis di Dublin, Irlandia. Mereka menuduh Israel telah membajak dan menculik penumpang kapal Rachel Corrie.
"Untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari seminggu, pasukan Israel menyerang dan membajak sebuah kapal bantuan," jelas relawan tersebut sambil yakin jika ada penumpang yang terluka dalam aksi kali ini.
(mok/mok)











































