"Padahal dua orang pembantu itu ikut hilang barangnya. HP dan uang tabungan serta perhiasan mereka ikut diambil pelaku hipnotis," kata Lina (30) yang mendampingi kedua pembantu itu, saat dihubungi detikcom, Sabtu (6/6/2010).
Lina yang juga menjadi salah satu penghuni kos di tempat itu menjelaskan, Darmi dan Tia dihipnotis pelaku pada Jumat (5/6) sore. Akibatnya keduanya menurut begitu saja saat disuruh menguras isi kamar dua penghuni kos, yang kebetulan biasa menitip kunci kamar kepada dua pembantu itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lina menuturkan, saat hipnotis terjadi sang pelaku 2 pria itu sama sekali tidak menyentuh barang-barang di kamar, sehingga sidik jari pelaku sama sekali tidak ada.
Selain barang berharga dan uang milik pembantu itu yang hilang, barang milik
penghuni kos yang hilang 7 jam tangan, 3 parfum Bvlgari, dan perhiasan aksesoris.
"Kami para penghuni kos yang lain mencoba mencarikan pengacara untuk 2 pembantu ini," tutup Lina.
Sementara itu Kapolsek Setiabudi Kompol I Wayan Gede Ardana yang dihubungi untuk dimintai konfirmasi tidak mengangkat teleponnya.
(ndr/mok)










































