"Iya ini. Saya nikahnya pukul 13.00 WIB. Ini baru sampai," kata Nueng kepada detikcom, Sabtu (5/6/2010), pukul 15.00 WIB.
Nueng menceritakan dia dan keluarga berangkat dengan dua mobil dari Pamulang pukul 13.00 WIB. Setibanya di depan pintu Tol, ternyata jasa marga sudah menutup pintu masuk tol. Nueng dan keluarga akhirnya putar balik mengambil jalan melalui Ciputat. Namun di Ciputat justru kemacetan sudah cukup panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil, Nueng pun pasrah. Dirinya bolak balik ditelepon oleh Mumuy, sang calon istri dan keluarga calon istrinya kenapa tak kunjung sampai. Nueng malah sempat emosi dan pasrah saja seandainya penghulu pergi dan tak mau menikahkanya dengan Mumuy.
"Ya sudahlah saya bilang kalau memang penghulunya mau pulang ya pulang saja. Saya sudah pasrah," ujarnya.
Karena tak sabar menunggu Nueng penghulu pun pergi sejenak untuk menikahkan pasangan lainnya. "Katanya penghulunya pergi ke tempat lain dulu. Saya sudah nggak bisa ngomong apa-apa lagi," imbuhnya.
Akhirnya pukul 15.10 WIB, Nueng sampai di Ragunan, tempat lokasi pernikahan. Namun Nueng tak langsung menikah karena masih harus menunggu sang penghulu yang pergi sebentar untuk menikahkan pasangan lainnya.
"Ya ini sudah sampai tapi harus nunggu lagi karena tadi kan penghulunya pergi dulu. Nanti balik lagi," ungkapnya.
(gus/gah)










































