Tidak hanya itu, Hortefeux juga wajib membayar 2.000 Euro untuk mengganti kerugian moril yang diderita oleh aktivis partai UMP.
"Jika ada satu, OK. Tapi jika mereka jumlahnya banyak maka ada masalah," kata Hortefeux dalam sebuah tayangan yang direkam di bulan September, seperti dilansir AFP, Jumat (4/6/2010) malam.
Hakim menilai ucapan tersebut ditujukan pada seorang pemuda keturunan Algeria, yang memiliki komunitas cukup besar di Prancis. Tayangan tersebut diyakini sebagai sebuah aksi rasisme.
Pengadilan tidak menjatuhkan hukuman pidana karena menilai tayangan itu tidak disengaja untuk disebarluaskan di publik. Namun tetap, Hortefeux harus bertanggung jawab karena sudah menyatakan ucapan rasial.
Hortefeux selalu membantah jika pernyataan itu sebagai tindakan rasis. Ia pun menilai, ucapannya telah disalahartikan oleh hakim dan para aktivis. Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mendukung langkah Hortefeux.
Sementara, lawan politiknya meminta agar Hortefeux segera minta maaf dan mundur dari jabatan.
(mad/mad)











































