Erry Riyana: Rp 15 M per Dapil Nggak Logis

Erry Riyana: Rp 15 M per Dapil Nggak Logis

- detikNews
Jumat, 04 Jun 2010 22:42 WIB
Jakarta - Mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas menilai usulan menarik duit Rp 15 miliar per dapil yang diwacanakan Partai Golkar tak logis. Persoalan anggaran diatur lewat APBN.

"Ya nggak logis, semuanya diatur lewat APBN, berarti oleh pemerintah bukan
mereka," Kata Erry kepada detikcom seusai acara beda buku 'Mengurai Benang
Kusut, Meretas Masa Depan' di Graha Citra Caraka, Jalan Gatot Subroto, Kav 52, Jakarta, Jumat (4/6/2010).

Penarikan duit didasarkan untuk membantu pemerataaan kesejahteraan rakyat. "Saya nggak paham. itu terlalu politis," sebut laki-laki yang pernah menjabat komisaris di salah satu bank nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erry mengusulkan, wacana tersebut sedianya ditinjau ulang. "Harus dibandingkan dengan negara lain, apa ada yang serupa di negara lain?" tutupnya.

Sebelumnya diberitakan Golkar menyatakan Setgab koalisi telah menyepakati anggaran Rp 15 miliar per dapil. Namun, beberapa partai koalisi seperti PAN, PKS membantah hal itu.

(ahy/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini