"Tidak ada kesepakatan di Setgab, setelah rapat semalam kami rapat DPP karena diminta fraksi-fraksi untuk mengkaji kembali. Tapi secara prinsip kami tidak setuju karena itu sudah melampaui kewenangan kita di legislator," ujar Sekjen PKS Anis Matta kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/6/2010).
Menurut Anis, pemerintah yang lebih berwenang menyalurkan anggaran ke daerah. Anis menyampaikan bahwa alokasi anggaran oleh DPR per dapil tidak adil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, lanjut Anis, jika DPR memaksakan jatah Rp 15 miliar per dapil, bisa-bisa menimbulkan iri diantara legislator. Bisa jadi DPRD pun ingin membuat program serupa, hal ini merugikan negara.
"Ini akan berdampak pada DPRD karena mereka akan meminta hal yang sama. Pola ini tidak relevan dengan tugas kedewanan," keluhnya.
Sebelumnya diberitakan Golkar menyatakan Setgab koalisi telah menyepakati anggaran Rp 15 miliar per dapil. Selain PKS, PAN juga membantah adanya kesepakatan tersebut.
(van/yid)










































