Dari pantauan detikcom, Jumat (4/6/2010) pukul 14.30 WIB, kemacetam mulai terjadi persis di lampu merah Harmoni. Kendaraan bertumpuk, lantaran sebagian jalur jalan dipadati sepeda motor para peserta sidang yang diparkir.
Jl Gadjah Mada yang terdiri 4 lajur, kini tersisa 2 jalur karena sesaknya sisi jalan yang jadi lahan parkir dadakan. Karena sempitnya jalur yang tersedia, kendaraan pun menumpuk, dan nyaris tidak bergerak.
Banyaknya jumlah peserta sidang membuat tempat parkir PN Jakarta pusat penuh. Para biker yang tidak kebagian tempat parkir, pun memarkir motornya di sisi jalan. Sisi jalan yang disesaki parkiran mulai tampak di sisi jalan Bank Mandiri hingga Plasa Gadjah Mada. Panjang sisi jalan yang disesaki motor berkisar 50 meter.
Lahan yang dimanfaatkan sebagai tempat parkir bukan hanya di depan gedung dan instansi saja, bahkan di lorong-lorong sempit yang berada di bilangan Gadjah Mada.
Situasi ini pun dimanfaatkan oleh tukang-tukang parkir dadakan dan tidak mempunyai seragam layaknya para juru parkir. Setiap kendaraan yang melaju lambat, langsung diarahkan ke lahan parkir yang masih kosong.
Hingga saat ini, ribuan orang masih tidak beranjak di PN Jakarta Pusat. Berdasarkan agenda semula, sidang tilang ini akan kelar pukul 16.00 WIB. (gun/nrl)











































