Reklamasi Dilarang, Pembangunan Jalan Terus

Reklamasi Dilarang, Pembangunan Jalan Terus

- detikNews
Jumat, 04 Jun 2010 13:58 WIB
Reklamasi Dilarang, Pembangunan Jalan Terus
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) memutuskan reklamasi pantai Utara Jakarta adalah ilegal. Meski demikian hal itu seolah tidak menghentikan pembangunan beraneka rumah mewah di kawasan tersebut.

Pantauan detikcom, Kamis (4/6/2010), suasana terlihat lengang di wilayah perumahan Gold Coast di kawasan Pantai Indah Kapuk. Dua orang menaiki 2 backhoe kecil mengeruk tanah untuk diangkut ke truk.

"Buat persiapan acara tanggal 13 nanti. Ada acara penanaman pohon dengan pejabat," kata salah seorang pekerja, saat ditemui detikcom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tepat di belakang lokasi pekerjaan Tukiyat, terlihat beberapa pekerja bangunan tengah menyelesaikan rumah-rumah mewah bergaya Eropa bercat krem. "Di sini banyaknya rumah pengusaha. Kalau pejabat kurang tahu juga," kata salah seorang mandor.

Perumahan mewah juga ditemui di Marina Coast. Penjagaan ketat oleh satpam diperlakukan kepada setiap orang yang datang. Beberapa rumah mewah di dalam kompleks tampak masih dalam tahap penyelesaian.

Tak jauh dari situ, hamparan laut terlihat jelas. Di seberang komplek berjajar kapal-kapal. 'Dermaga 21', demikian tulisan yang dipasang di dekat kapal-kapal tersebut.

"Dulu di sini laut, tapi kurang tahu juga dari kapan dibangun perumahan, saya baru di sini," kata seorang satpam.

Setiap rumah di bangun per kavling di atas tanah seluas lebih kurang 800 meter persegi. Bangunan dibuat seragam. Tiga lantai di tiap rumah. Suasana terlihat lengang. Hanya beberapa kendaraan saja yang wara-wiri di sekitar lokasi perumahan.

Kompleks The Bukit juga sama dengan Marina Coast. Pemandangan laut lepas terlihat jelas di komplek tersebut. Di kompleks ini tampak pengembang memperbaiki jalan yang merupakan wilayah reklamasi.

"Nggak diurug, cuma diperbaiki saja," kata seorang pegawai dari pengembang.

Ia menjelaskan, perbaikan jalan dilakukan dengan cara menguruk tanah merah dengan backhoe dan memasang bambu-bambu yang telah disiapkan sebelumnya. "Supaya nggak longsor," ujar pria berbadan tinggi berkulit hitam itu.

Dia menyanggah jika pihaknya tengah melakukan reklamasi. "Elu lihat di ujung pantai sana, kalau reklamasi pasti ada pengerukan. Ini kan nggak ada," ketusnya.

Tak banyak yang bicara mengenai pembangunan yang tengah dilakukan di sana. Petugas keamanan lebih memilih tutup mulut ketimbang nanti berurusan dengan majikannya.

"Saya masih perlu cari makan," tutupnya singkat. (ahy/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads