Erry Riyana: SKPP Merupakan 'Lubang' yang Dimanfaatkan Anggodo

Erry Riyana: SKPP Merupakan 'Lubang' yang Dimanfaatkan Anggodo

- detikNews
Jumat, 04 Jun 2010 13:49 WIB
Erry Riyana: SKPP Merupakan Lubang yang Dimanfaatkan Anggodo
Jakarta - Mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana menilai SKPP Chandra-Bibit yang dikeluarkan Kejagung sudah mengandung kelemahan. SKPP diibaratkan sebagai lubang yang dimanfaatkan Anggodo dan pengacaranya.

"SKPP memang sudah mengandung kelemahan. Lubang yang kemudian dimanfaatkan Anggodo dan pengacaranya. Tapi yang lebih penting Anggodo legal standingnya apa dalam kasus ini?" kata Erry.

Erry mengatakan itu dalam launching buku bertajuk 'Mengurai Benang Kusut, Merajut Masa Depan' yang diselenggarakan oleh Telkom di Gedung Citra Graha Caraka, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (4/6/2010).

Erry menambahkan, yang dipersoalkan dalam kasus Chandra-Bibit bukan membidik Anggodo Widjojo, melainkan Anggoro Widjojo. "Yang dipersoalkan kepada Chandra kan bukan urusan Anggodo, tapi Anggoro. Nggak ada hubungan sebenarnya," imbuh dia.

Erry meminta Kejagung untuk segera bersikap. Apa itu semacam deponeering? "Kenapa nggak, kalau menjadi salah satu alternatif," tutupnya.

Putusan PT DKI Jakarta menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang mengabulkan permohonan praperadilan Anggodo Widjojo atas SKPP kasus Bibit-Chandra yang dikeluarkan Kejaksaan. SKPP dinilai tidak sah, sehingga kedua pimpinan KPK itu harus disidang.

(nik/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads