Menolak Dibawa ke Polda, WN Australia Mengamuk di Polsek Serpong

Menolak Dibawa ke Polda, WN Australia Mengamuk di Polsek Serpong

- detikNews
Kamis, 03 Jun 2010 19:08 WIB
Jakarta - Seorang warga negara Australia, Victor Daniel mengamuk di kantor Polsek Serpong, Tangerang. Pasalnya dia tidak mau dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa.

"Saat kami mau periksa, dia menolak lalu mengamuk. Dia nggak mau dibawa ke Polda Metro," kata Kapolsek Serpong Ajun Komisaris Budi Hermanto saat dihubungi wartawan, Kamis (3/6/2010).

Budi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (31/6) lalu. Saat itu, pihak Polsek Serpong hendak melakukan mediasi terhadap tersangka dan istrinya yang berinisial FM atas kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia dilaporkan oleh istrinya karena sering melakukan kekerasan kepada anak dan istri," imbuhnya.

Dia menambahkan, tersangka dan korban sudah 7 tahun menikah. Hasil pernikahan mereka diberkati 3 buah hati. Tapi selama pernikahan, tersangka kerap memukuli anak dan istrinya.

"Tersangka nggak bekerja, dia suka mintain duit ke istrinya. Dan suka marah kalau tidak dikasih," tambahnya.

Karena tidak tahan, FM lalu melaporkannya ke Polsek Serpong. FM juga kini dalam proses pengajuan perceraian. "Dia juga nggak mau dicerai dan nggak mau dideportasi," cetusnya.

Namun, karena Polsek tidak bisa melakukan pemeriksaan terhadap warga negara asing, polisi kemudian mengajaknya ke Polda Metro Jaya. Namun, saat hendak dibawa, tersangka mengamuk sejadi-jadinya.

Akibatnya, satu unit televisi, meja kaca dan tirai jendela hancur berantakan akibat amukan dia. Polisi kemudian memborgolnya dan membawanya ke Polda Metro Jaya pada Senin dini hari.

"Kasusnya diserahkan ke Polda Metro. Tersangka juga sudah kita serahkan ke Polda Metro," jelasnya.

(mei/nvc)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini